Masuk Windows, Keluar Linux

8 05 2008

Secara fakta MBR windows, yakni NTLDR tidak bisa membaca file sistem Linux, sehingga jikalau kita ingin menginstal dua sistem operasi yang berbeda, yaitu Windows dan Linux. Maka yang harus diinstal terlebih dahulu adalah Windows, setelah itu barulah menginstal Linux. Bisa saja Linux dahulu di install, baru setelah itu windows, hanya saja nantinya MBR dari Linux nya perlu diinstall ulang.

Perlu diketahui ternyata kita bisa saja menjalankan proses booting menuju Linux dari Windows. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi .exe yang bernama “Loadlin”. Loadlin adalah sebuah program yang menggunakan MBR DOS untuk booting ke dalam Linux.

Berikut adalah tahapan menjalankan Linux dengan Loadlin dengan cepat :

  1. Pastikan Anda sudah menginstal loadlin di Windows, dan salinan dari image kernel Anda (Bzimage atau Vmlinuz). Catat pula pada partisi berapa Linux Anda berada (/dev/hdax).
  2. Untuk menjalankan secara cepat, restart komputer Anda dan masuk dalam DOS Mode. Menjalankan Loadlin dari prompt di Windows tidak akan berhasil.
  3. Masuk ke direktori Loadlin. Diasumsikan bahwa Linux Anda berada di /dev/hda2 dan kernel Anda sudah disalin ke dalam direktori loadlin dengan nama VmLinuz.

C:\cd loadlin

C:loadlin\> loadlin c:\loadlin/Vmlinuz root=/dev/hda2 ro

  1. Untuk memudahkan Anda, buatlah sebuah batch file (misal: Linux.bat) yang berisi perintah loadlin diatas.

Sumber : [http://debid.vlsm.org/share/ServerLinux/node35.html]





Mengenal Software Antivirus Berplatform Linux

2 03 2008

Semakin hari semakin banyak beragam jenis virus yang berbahaya. Sekitar 500 – 800 virus baru tercipta dan siap menyerang komputer siapa saja yang memiliki perlindungan yang lemah. Kepala kita menjadi pusing tentunya, apabila hal ini menimpa pada komputer milik Anda. Karena berbagai masalah akan Anda hadapi, seperti data-data penting Anda hilang, belum lagi Anda harus mengeluarkan uang jikalau virus tersebut sudah menyerang perangkat keras (hardware) komputer milik Anda.

Tetapi jangan khawatir , bagi Anda yang mempunyai komputer yang berbasis open source, yaitu Linux/GNU (GNU is not Unix) sangat sulit bagi si virus untuk menembus sistem operasi yang dikembangkan pertama kali oleh Linus Benedict Torvalds pada tahun 1991 ini. Hal ini dikarenakan Linux mempunyai jumlah bugs yang relative sangat kecil jika dibandingkan dengan sistem operasi komersil yang lain sehingga Linux mempunyai celah keamanan yang kecil bagi si virus atau Trojan (program penyusup) untuk masuk ke dalam sistem.

Sistem operasi Linux/GNU merupakan pilihan yang tepat untuk dijadikan platform server dalam sebuah jaringan, akan tetapi Anda harus waspada pula karena bukan berarti Linux mempunyai celah keamanan yang kecil, si virus yang nakal atau trojan tidak dapat masuk. Untuk itu sebagai langkah pengamanan komputer Anda adalah dengan melengkapi program software antivirus untuk Linux.

Berikut akan dipaparkan beberapa program software antivirus gratisan yang memiliki kinerja yang baik dan dapat dijadikan mitra kerja dalam komputer Anda sehari-hari.

Ø      Amavis

Hampir sebagian besar virus masuk melalui jalur distribusi jalan e-mail, hal ini harus diberikan sebuah perhatian khusus terhadap setiap e-mail yang masuk ke komputer Anda. Bersikap teliti dan waspadalah terhadap e-mail yang datang yang tidak dikenal atau tidak diharapkan karena biasanya virus dikirimkan melalui file sisipan (attachment) yang apabila Anda membukanya justru akan mengaktifkan virus tersebut untuk masuk ke dalam sistem komputer Anda.

Amavis (A Mail Virus Scanner) merupakan program antivirus yang bekerja untuk memeriksa segala jenis file sisipan (attachment) yang datang melalui via e-mail ke komputer Anda. Apabila ditemukan sebuah atau beberapa virus yang masuk ke dalam komputer Anda, maka program ini tidak akan segan-segan untuk melaporkannya kepada Anda dan program antivirus yang dibawah lisensi GPL (General Public License) ini akan menyikat habis hampir semua jenis virus yang masuk melalui jalan e-mail tersebut. Hanya dengan menyisihkan ruangan harddisk sebesar 311,3 KB, Anda sudah dapat menikmati jasa dari si amavis ini [http://www.amavis.org].

Ø       Clam AntiVirus

Software antivirus yang satu ini mempunyai banyak kemiripan kinerja dengan antivirus yang telah diuraikan di atas, yaitu berintegrasi dengan server mail untuk melakukan proses scanning terhadap file sisipan (attachment) yang dikirimkan melalui via e-mail. Program antivirus yang dikembangkan oleh Tomasz Koim dengan lisensi GPL (General Public License) ini banyak mendukung jenis format file kompres, seperti RAR (2.0), Zip, Gzip, Bzip2, Tar, MS OLE2, MS Cabinet files, MS CHM (Compressed HTML), MS SZDD dan dapat mendeteksi lebih dari 36.000 jenis virus, worm, dan Trojan. Secara up to date program ini akan terus memperbarui segala jenis virus yang muncul sehingga Anda tidak perlu khawatir si Program ini tidak dapat membaca jenis virus yang masuk. Tertarik dengan software antivirus ini ? download saja program ini dengan hanya kapasitas 994,9 KB Anda dapat memilikinya [http://www.clamav.net].

Ø      Panda Antivirus For Linux

Panda Antivirus For Linux merupakan program  yang dibuat untuk menyingkirkan virus-virus yang hinggap pada word documents, java applets, active X controls serta file-file kompres, seperti ZIP, RAR dan lain sebagainya. Program ini cocok sekali digunakan di server sebagai kontrol dari beberapa komputer client yang berbasis Windows dan Software antivirus ini akan bekerja pada console atau command line pada Linux untuk memeriksa sekaligus membersihkan virus yang telah terdeteksi. Untuk sistem requirement, program ini tidak menawarkan kesulitan, yakni hanya dengan memiliki minimal prosesor 486, kemudian dengan minimal 32 MB RAM  dan dengan menyisihkan ruangan harddisk sebesar 20 MB Anda dapat menikmati layanan dari jasa program antivirus ini [http://www.pandasoftware.com].

Sumber : [http://www.pandasoftware.com]

             [http://www.clamav.net].

             [http://www.amavis.org].





Tampil Rocker dengan Amarok

2 03 2008

Dunia multimedia dalam komputer yang berplatform sistem operasi Linux rasanya tak lengkap dengan adanya Amarok  sebagai salah satu koleksi softwarenya. Karena dengan hadirnya software aplikasi audio player Amarok, Anda akan serasa memiliki sebuah perangkat hiburan yang menarik pada sistem operasi Linux Anda. Karena  berbagai fitur-fitur menarik telah termuat di dalamnya.

Fitur – fitur menarik dari Amarok yakni, Interface yang ramah dan cool membuat Anda rindu untuk menatapnya tanpa jenuh dan bosan; pembuatan daftar play list yang dinamis; mendukung SQLite dan MySQL sehingga memungkinkan daftar koleksi disimpan dan dikelola di sebuah server; 10-Band-Equalizer grafis; proses burning yang efisien karena K3B sebagai software untuk burning telah terintegrasi di dalamnya; mendukung Podcasting sehingga bagi Anda yang mempunyai bakat penyiar dapat melakukan siaran suara tanpa harus mengeluarkan uang untuk membangun stasiun radio karena melalui Podcasting tidak diperlukan media gelombang radio, melainkan internet; Amarok juga merupakan perangkat lunak audio player pertama yang mengintegrasikan Audioscrobbler sehingga dapat melakukan share lagu sesuai keinginan dengan teman Anda melalui jaringan; dan bagi Anda yang memiliki iPod, Amarok dapat mendukung penuh semua jenis media-browser.

Pada bulan September kemarin, Amarok telah mencapai versi Amarok 1.3.2 dengan dukungan KDE sebagai basis desktop enviromentnya. Akan tetapi kini Amarok dapat tampil menawan juga di lingkungan desktop Gnome. Kini Tim Pengembang juga telah merilis Amarok-Live-CD dengan muatan sebesar 290 MB yang dapat digunakan secara praktis tanpa harus menginstalnya.

Kunjungilah website [http://amarok.kde.org] jikalau ingin melengkapi paket software multimedia yang telah ada dan melakukan upgrade bagi Linux Anda yang telah memiliki Amarok versi lama sebelumnya dan tentunya semua hal itu dilakukan dengan gratis. Belanja software tanpa harus mengeluarkan kocek Anda.





Solusi Aplikasi Windows Menapak di Linux

2 03 2008

Para calon pengguna Linux saat ini banyak dihadapkan pada dilema, disatu sisi Anda ingin bermigrasi ke Linux, akan tetapi disatu sisi Anda merasa berat sekali untuk meninggalkan Windows dikarenakan sudah terlanjur terbiasa dan banyak sekali program yang Anda gunakan berjalan di Windows. Jangan khawatir, karena Wine menawarkan solusi bagi Anda.

Software yang mempunyai singkatan Wine Is Not Emulator merupakan implementasi dari API Windows 16 bit dan 32 bit di atas X-Window dan sistem operasi Linux. Wine sendiri sebenarnya terdiri dari dua bagian bidang kerja, yakni bagian pertama adalah sebuah Library yang disebut Winelib bertugas untuk melakukan porting source code aplikasi Windows ke Linux; bagian kedua adalah program loader untuk menjalankan aplikasi Windows 3.x/9x/2000/XP/NT tanpa modifikasi pada sistem operasi Linux. Hal yang perlu diingat adalah Wine hanya dapat dijalankan pada komputer berbasis Intel.

Sistem requirement yang dibutuhkan software ini tidak terlalu menuntut komputer Anda, hanya dengan komputer Anda memiliki  sistem operasi Linux yang mempunyai X-windows serta program Gcc minimal versi 2.7.x, maka aplikasi ini dapat diinstal dengan baik ke dalam komputer Anda.

Ada sekitar 3433 aplikasi Windows yang telah teruji berjalan pada software ini, diantaranya aplikasi World Of Warcraft 1.3.0, Ragnarok Online Beta, Microsoft Money 2004, PokerStars 1.786, Diablo II 1.x, Paint Shop Pro 4.x, Warcraft III Reign of Chaos: 1.x, Band In a Box 2005, FrontPage 2002/XP, Winamp 5.x Free “Lite” Version, Paint Shop Pro 7.x, Dreamweaver 4.x, Visual FoxPro 5, Internet Explorer 5.5, Microsoft Office  , Adobe Photoshop, Microsoft Visual Basic, dan masih banyak lagi.

Aplikasi yang mendedikasikan dirinya ke dalam open source ini dapat Anda download ke alamat pengembang [http://www.winehq.com]. Saat ini telah mencapai versi 0.9.6 dengan tentunya telah mengalami perbaikan-perbaikan kode program dari sebelumnya. Buktikan sendiri bahwa software yang satu ini dapat menjalankan aplikasi Windows di Linux, selamat mencoba.

sumber : [http://www.winehq.com].

 





Samba Menjembatani Linux dan Windows

2 03 2008

Ketika kita mendengar kata “Samba”, mungkin sedikit terlintas dipikiran kita dengan tim sepakbola Negara yang telah berulang kali meraih piala dunia dengan jargon pemainnya saat ini adalah Ronaldo, ya tepat mereka adalah tim sepakbola negara Brazil yang dijuluki sebagai tim samba karena memang Negara ini mempunyai ciri khas permainan alat musik dan tarian yang disebut dengan samba. Lalu apakah hubungan software samba dengan Negara Brazil ? Sebenarnya tidak ada hubungan apa-apa, hanya saja sebuah kebetulan mempunyai nama yang sama.

Dengan banyaknya Workstation yang berbeda platform dalam sebuah jaringan Local Area Network (LAN)  akan lebih efisien dan praktis jika resource yang ada di LAN tersebut, seperti file dan printer digunakan secara bersama-sama. Hal ini menuntut Linux sebagai sebuah sistem operasi yang dijadikan solusi untuk dijadikan komputer server oleh para administrator untuk dapat melakukan file sharing dan printer sharing terhadap komputer client yang berbeda platform, seperti windows, karena memang tidak dapat dipungkiri banyak para pengguna Pesonal Computer (PC) masih terbiasa menggunakan Windows dalam aktifitas berkomputer sehari-hari.

Untuk menjawab tantangan ini, maka telah dikembangkanlah sebuah software yang bernama Samba. Di dalam sistem operasi terbuka Linux, Software yang pertama kali dirilis oleh Andrew Tridgell  pada tahun 1992 ini dikenal sebagai sebuah software aplikasi yang digunakan untuk menjembatani berbagai platform sistem operasi Linux atau Unix dengan Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan client-server. Berbagai layanan aplikasi dapat kita jumpai pada software samba ini ketika kita menggunakan Windows sebagai klien dan Linux/Unix sebagai server sebuah jaringan, seperti dapat saling berbagi satu atau lebih file antar sistem (file sharing), kemudian dapat berbagi fasilitas seperti printer yang terinstal pada server maupun client-nya (printer sharing), membantu clients browsing, lalu juga dapat membantu atau memberikan dengan WINS name server resolution, bahkan software yang menggunakan protokol SMB (Server Message Block) sebagai media untuk berkomunikasi dengan protocol produk Microsoft Windows ini dapat membantu otorisasi tiap clients untuk dapat logging ke Windows domain. 

Pada bulan Agustus 2005 kemarin, Tim Samba yang saat ini beranggotakan lebih dari 3000 orang di dalam mengembangkan software  yang berada di bawah lisensi GNU General Public License (GPL) ini telah mengeluarkan versi up date Samba menjadi Samba 3.0.20, dimana versi ini telah mengalami sejumlah perbaikan bugs yang ditemukan pada versi-versi sebelumnya, sehingga diharapkan dalam aplikasinya dapat berjalan dengan stabil. Bagi Anda yang ingin mendapatkan atau melengkapi software Samba yang telah ada sebelumnya pada sistem operasi Linux milik Anda, dapat mendownloadnya secara gratis dengan membuka alamat [http://www.Samba.org].

Software Samba berjalan dengan tidak dilengkapi oleh Graphical User Interface (GUI) di dalam penggunaannya, akan tetapi ia berbasis teks sehingga harus menggunakan teks editor, seperti vi, joe, ee, pico, emacs, dan lain-lain di dalam aplikasinya. Tetapi jangan khawatir, bagi Anda yang terbiasa dengan tampilan grafis, Samba dapat dinampilkan dalam bentuk GUI dengan memerlukan sebuah software penunjang, yaitu LinNeighborhood. Aplikasi yang bersifat free software ini dapat anda gunakan dengan terlebih dahulu mendowloadnya pada alamat [http://www.linuxberg.org] atau [http://www.freshmeat.net]. Dengan Samba yang berpenampilan GUI, diharapkan para pengguna personal atau Network Administrator yang dahulu biasa bekerja dengan memakai Windows NT atau windows 2000 server mendapatkan kemudahan dalam menjalankan pekerjaannya.

Sumber:

[http://www.samba.org]

[http://www.linuxberg.org]

[http://www.freshmeat.net]

 





Nolstagia Game Console Nintendo dengan Emulator Snes9x

2 03 2008

PC dapat melakukan apa saja dari yang selama ini Anda bayangkan, bahkan PC dapat menjadi sahabat dekat Anda sehari-hari. Seperti halnya fungsi PC yang dapat menjalankan aplikasi non-PC, salah satu diantaranya adalah dapat menjalankan game console. 

Untuk menjadikan PC Anda sebagai game console, dibutuhkan sebuah program Emulator. Sedikit banyak mungkin Anda akan tersenyum melihat cukup banyaknya program emulator untuk PC saat ini yang berkembang, walaupun pada kenyataannya perkembangannya tidak pernah didukung dan direstui oleh pihak pengembangan game console sendiri.

Anda pasti sudah mengenal sebuah game console yang pernah populer pada era tahun 90-an, yaitu Nintendo. Seiring dimakan zaman, ternyata game yang terkenal dengan permainan Super Mario Bross, kini masih banyak digandrungi oleh sebagian orang pecinta game, walaupun bisa dibilang era game dengan 16-bit sudahlah ketinggalan zaman. Apakah Anda salah satu penggemar permainan game console ini ?

Bagi Anda pengguna platform Sistem Operasi Linux yang merasa ingin melepas rindu bermain game console Nintendo, Anda dapat menggunakan aplikasi emulator Snes9x. Saat ini Snes9x telah mencapai versi stabil 1.41. Snes9x merupakan program freeware yang berinteraksi di lingkungan console, sehingga Anda harus dapat ramah dengan lingkungan hitam putih.

Sadar akan banyaknya masukan agar sebuah game Nintendo dapat dimainkan secara bersama-sama, pihak pengembang memberikan fasilitas Netplay yang memungkinkan Anda dapat memainkannya dengan rekan-rekan lain dalam jaringan.

Snes9x sendiri tidak rakus dalam dalam pemenuhan standard sistem requirement, minimal processor 266-300 MHz, dengan RAM sebesar 32 MB (64 MB untuk penggunaan fasilitas Netplay secara maksimal).     

Untuk menjalankan Snes9x di lingkungan GUI, maka diperlukan software tambahan bernama GSnes9x bagi Anda yang menggunakan window manager GNOME atau KSnes9x yang berjalan di lingkungan KDE.

Bagi Anda yang ingin mencoba software-software yang dijelaskan di atas, Anda dapat mendownload Snes9x di alamat website [http://www.snes9x.com/downloads.html], sedangkan untuk GSnes9x dan KSnes9x dapat didownload dengan berseluncur terlebih dahulu ke alamat [http://sourceforge.net/project/showfiles.php?group_id=23132] dan [http://ksnes9x.sourceforge.net/download.html]. Ketiga file download tersebut masing-masing bertipe file kompres “tar.gz”. Selamat bernolstagia…

 Sumber :

 [http://www.snes9x.com]

[http://freshmeat.net]                





Mounting Mudah dengan Usb-Mount

2 03 2008

Linux mempunyai ciri khas yang unik jika dibandingkan dengan sistem operasi yang ada saat ini, yaitu segala sesuatu penanganan sistem diperlakukan sebagai file, tak kecuali pun juga terhadap perlakuan semua device yang mencantol dalam Linux, seperti floppy drive, cd-rom/dvd-rom drive, dan perangkat removable device. Ada suatu direktori khusus yang berisi semua device yang terdapat di sistem, yakni direktori /dev.  Namun demikian, device yang terdapat dalam direktori /dev tersebut tidak dapat digunakan secara langsung dan harus dikaitkan dengan ke lokasi direktori yang lain terlebih dahulu, yang biasanya terdapat dalam direktori /mnt. Proses pengaitan tersebut dikenal dengan istilah mounting. 

Mounting merupakan sebuah upaya Linux untuk membaca sistem berkas yang ada pada suatu device tertentu, dimana untuk melakukan proses mounting tersebut harus terlebih dahulu melakukan scripting di konsole dengan menuliskan perintah mount. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan sistem operasi Linux, ada juga Distro Linux yang sudah menempatkan proses mounting secara otomatis sehingga tidak perlu bagi Anda untuk melakukan scripting di konsole.

Bagaimana dengan Anda yang mempunyai Linux di dalam PC, namun tidak dapat melakukan mounting secara otomatis ? Padahal Anda sudah bosan harus mengetik di konsole. Tidak usah berkecil hati, karena Usb-Mount dapat membantu permasalahan Anda.

Usb-Mount merupakan sebuah perangkat lunak yang dapat melakukan aktivitas mounting/unmounting secara otomatis di lingkungan Graphical User Interface (GUI) dan dengan semangat window manager KDE, software ini hanya dapat dijalankan. Perangkat lunak ini bekerja untuk  USB storage device, seperti flash disk, card reader, removable harddisk, dan perangkat USB storage lainnya.

Pada desktop nantinya akan ditampilkan icon-icon perangkat removable storage yang dicolokkan di komputer Anda dan selanjutnya sistem akan memountingnya, lalu kemudian untuk selanjutnya Anda dapat mengkliknya secara langsung untuk membuka berkas-berkas yang ada didalam perangkat USB storage tersebut. Sedangkan untuk perangkat seperti floppy drive atau cd-rom/dvd-rom drive, proses mounting otomatis tidak dapat dilakukan oleh Usb-Mount.   

Software yang dikembangkan dan dipublikasikan oleh Michael Hamilton sejak tahun 2004 , saat ini telah mencapai versi 0.96, dimana segala jenis bugs telah diperbaiki dari versi sebelumnya. Cukup dengan ruang space 35 MB, maka software yang satu ini dapat Anda miliki secara gratis dengan berselancar terlebih dahulu ke alamat [http://users.actrix.co.nz/michael/usb-mount-v0.96.tar.gz].

Sumber : [http://users.actrix.co.nz/michael/usbmount.html]





Nonton TV dengan Xawtv

1 03 2008

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision; yang mempunyai arti masing-masing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti melihat dari jarak jauh. Kehadiran sebuah televisi saat ini dianggap sebagai sebuah media hiburan serta media untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan, maka tak khayal bagi sebagian orang menganggap televisi adalah kebutuhan sekunder yang harus dipenuhi.

Keberadaan televisi kini tidak harus dengan membeli sebuah perangkat yang berbentuk box, layaknya seperti yang ada pada rumah anda. Akan tetapi bisa dihadirkan dimana saja, baik itu di dalam mobil dengan layar LCD atau menghadirkannya ke dalam komputer. Tentunya dengan kehadiran teknologi yang canggih saat ini, sebuah komputer dapat anda sulap menjadi sebuah televisi hanya dengan melengkapi sebuah perangkat keras ke komputer anda yang dinamakan TV-card serta sebuah aplikasi sebagai media dari munculnya televisi tersebut. Jika semua hal di atas anda lakukan, maka dapat menghemat pengeluaran uang anda serta memaksimalkan kinerja dari komputer yang anda punya.

Bagi anda pengguna newbie Linux sekaligus penggemar dunia hiburan televisi, kini tidak perlu khawatir jika menggunakan Linux pada komputer anda. Di Linux telah tersedia beberapa aplikasi yang dapat menjadikan komputer milik anda sebagai media televisi, salah satunya adalah Xawtv.

Xawtv merupakan software aplikasi yang memiliki lisensi General Public License (GPL) ini, telah banyak mendukung kartu TV yang ada saat ini. Kemulusannya akan menampilkan tayangan cannel televisi kesayangan anda serta didukung dengan kualitas suara yang baik, menjadikan software ini layak anda pilih untuk menjadi teman berkencan dalam kinerja Linux anda. Dengan segala kelebihan yang ada, software ini hanya dapat berjalan dilingkungan window manager GNOME dan KDE.

Jika berminat untuk mencoba software yang satu ini, anda dapat mendapatkan versi terbarunya yakni xawtv 3.95 dengan berseluncur ke alamat website [http://bytesex.org/xawtv]. Dan yang lebih pasti lagi adalah anda mendapatkannya secara cuma-Cuma, tanpa dipungut biaya apapun.

Sumber : [http://bytesex.org/xawtv]

[http://www.oreilly.com/catalog/linuxmmhks/chapter/hack74.pdf]





Partisi Mudah dan Cepat Di Linux

1 03 2008

Perlakuan partisi diperlukan dan mutlak ada pada sebuah harddisk, karena dengan partisi Anda melakukan pembagian fisik dari sebuah harddisk menjadi satu atau beberapa jenis file sistem sehingga Anda dapat menancapkan sistem operasi yang Anda inginkan ke dalam lempengan piring harddisk.

Dahulu Anda disibukkan dengan kerumitan scripting ketika melakukan partisi di lingkungan under DOS / Shell. Akan tetapi seiring dengan kemajuan teknologi software, kini Anda dimanjakan oleh berbagai jenis software yang dapat melakukan pekerjaan partisi di lingkungan grafis. Mungkin bagi Anda pengguna Windows tidak asing mendengar software komersil partisi bernama partition magic.

Lain halnya di dunia Linux yang berbasis open source, software partisi untuk Linux biasa dikenal oleh pengguna Linux dengan nama Parted dan biasanya software ini sengaja ditancapkan oleh Para Pihak Pengembang Distro Linux ke dalam paket distro yang telah dirilis, sehingga ketika Anda mencicipi distro tersebut maka Anda dapat melakukan fungsi manajemen harddisk. Akan tetapi Parted sendiri masih bekerja di lingkungan shell.

Tak usah khawatir bagi Anda pengguna Linux yang tidak terbiasa bekerja di depan layar hitam putih, karena saat ini telah banyak disajikan berbagai software partisi yang bekerja dalam Graphical User Interface (GUI) di Linux, salah satunya adalah QtParted yang kini banyak digunakan oleh kalangan pengguna Linux karena kemiripan interfacenya dengan software partition magic.

Tak kalah dengan penampilan partition magic, software yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman C++ melalui Qt toolkit ini memiliki berbagai macam fungsi manajemen harddisk, seperti dapat secara mudah membuat, menghapus, mengformat, menggabungkan, atau mengkonversi file sistem partisi tanpa menghilangkan data yang ada. Berbagai file sistem telah dapat didukung oleh software yang satu ini, seperti FAT, NTFS, REISERFS, EXT2, EXT3, XFS, dan JFS. Kehadiran software yang satu ini diharapkan dapat mempermudah pengorganisasian partisi, tidak seperti program partisi harddisk yang berbasis teks dan mungkin sulit dipelajari oleh sebagian orang. Antar muka tampilan yang grafis dibentuk agar mudah dipahami dan dipelajari, bahkan bagi seorang newbie Linux sekalipun.

Saat ini QtParted telah merilis versi stabil 0.4.5, dimana pada tahap ini telah mengalami sejumlah perbaikan bugs serta penambahan utilitas dari versi sebelumnya. Hal yang perlu diingat agar dapat menikmati fasilitas partisi berbasis GUI ini adalah Anda harus melengkapi sistem operasi Linux Anda minimal dengan libparted 1.6.6 atau versi di atasnya serta Anda diharuskan pula menginstal tool-tool file sistem (xfsprogs, jfsutils, ntfsprogs, progsreiserfs, dan lain-lain) untuk Linux agar dapat mendukung berbagai jenis file sistem yang Anda miliki. Software Parted 1.6 harus pula ditancapkan terlebih dahulu di sistem operasi Linux Anda sebelum melakukan proses instalasi QtParted 0.4.5. Anda dapat mendapatkan Parted 1.6 dengan berselancar ke alamat [ http://www.gnu.org/software/parted].

Hadirnya perangkat lunak yang dirilis pertama kali oleh Vanni Brutto dan kini pengembangannya dipegang oleh tim Ark Linux dapat Anda download ke alamat [http://qtparted.sourceforge.net]. Anda dapat memilih satu diantara tiga pilihan paket instalasi, yaitu berbentuk file kompres tarbal, rpm, atau deb, tinggal disesuaikan dengan basis sistem operasi Linux yang Anda miliki dan Anda dapat mencicipinya dengan gratis karena perangkat lunak ini bersifat GPL (General Public License). Solusi partisi mudah dan cepat di Linux, hanya dapat dijawab oleh software gacoan yang satu ini.