Sekilas mungkin Anda berpikir untuk membangun sebuah usaha warung internet sangatlah membutuhkan sebuah modal yang sangat besar untuk melengkapi perlengkapan infrastruktur yang dibutuhkan, disamping pengeluaran sewa tempat dan renovasi ruangan. Akan tetapi pemikiran ini dapat ditepis, jikalau Anda menggunakan Linux sebagai basis sistem operasinya serta memakai konsep jaringan Diskless System, karena puluhan juta rupiah uang Anda dapat Anda hemat.
Jaringan Diskless System merupakan sebuah jaringan yang menggunakan satu server atau lebih untuk melayani workstation untuk melakukan komputasi dimana umumnya dengan komputer spesifikasi rendah dan tidak mempunyai tempat penyimpanan khusus (harddisk) pada user atau client. Sebagai contoh sederhana, Anda menggunakan dua buah CPU lengkap atau lebih yang diperuntukkan user atau client, akan tetapi pada kedua CPU tersebut tidak menggunakan harddisk. Jadi hanya server sajalah yang cukup dipersenjatai dengan harddisk.
Disamping biaya yang dibutuhkan minim, berbagai keuntungan banyak sekali ditawarkan oleh Diskless System, diantaranya adalah Diskless Linux dapat menjalankan program Windows 9.x/NT/200x maupun Linux sendiri; backup data terpusat di server, sehingga mempermudah dan mempermurah pekerjaan system administrator; dan keamanan data yang terpusat di server, sehingga jika terjadi masalah keamanan hanya perlu terfokus ke system server Anda. Bukan berarti konsep jaringan ini bersifat super hero alias sempurna tanpa ada cacat kelemahannya, ada juga kelemahan dari konsep jaringan ini, akan tetapi tidak perlu menjadi perhatian yang cukup serius, seperti usia pemakaian harddisk pada server akan menjadi pendek karena digunakan bersama-sama dan PC user atau client tidak bisa jalan jika server belum dihidupkan atau kerusakan server akan mengakibatkan semua PC client tidak berfungsi. Jangan khawatir karena ada usaha langkah preventif yang harus Anda lakukan untuk mencegah hal-hal diatas, yakni Anda hanya perlu memperhatikan perawatan yang lebih ekstra terhadap CPU server Anda, mulai dari kinerja hardware sampai dengan sistem servernya.
Distro Linux K12LTSP merupakan salah satu pilihan sebagai sebuah sistem server dalam jaringan tipe Diskless System, karena pada distro ini telah memuat proyek open source Linux Terminal Server Project (LTSP) [http://www.ltsp.org/ ] yang mengemas paket-paket untuk penggunaan Diskless System secara cepat, mudah, dilengkapi dengan aplikasi tambahan, serta dokumentasi yang lengkap.
Saat ini K12LTSP telah tersedia versi 4.4.1 dengan Fedora Core 4 [http://fedora.redhat.com]sebagai basis pengembangan sistem operasinya, dan dengan banyak perbaikan bugs serta update berbagai software didalamnya telah membuat performa distro yang satu ini layak di ancungi jempol. Penampilan grafis memukau desktop GNOME 2.10 dan KDE 3.4 yang dibenamkan ke dalam distro ini membuat Anda tidak akan pernah bosan untuk memandangnya secara lama. Untuk mencapai keluwesan dan kemampuan dalam mendukung hardware yang sangat luas, distro ini melengkapinya dengan menggunakan kernel 2.6.11.
Dari segi requirement K12LTSP 4.4.1, untuk PC server tidak menuntut dukungan hardware yang mencekik kantong Anda, yang dibutuhkan minimal PC server mempunyai prosesor Pentium III atau AMD atau Xeon dengan kecepatan setara 1 GH, sedangkan untuk RAM minimal mengantongi kapasitas 512 MB. Hal semua di atas haruslah terpenuhi, apabila sebuah workstation yang dibangun menampung dua sampai sepuluh PC client.
Berbagai perangkat lunak untuk mendukung jaringan telah diendapkan dan diupgrade ke dalam distro ini, diantaranya apache 13.3.34, bind 9.3.2, dhcp 3.0.3, iptables 1.3.5, dan samba 3.0.2. Bukan berarti distro ini fokus untuk jaringan sehingga software –software lain tidak ada, akan tetapi distro ini juga dipercantik dengan software-software papan atas di Linux, seperti dalam bidang perkantoran, yaitu abiword 2.42, koffice 1.4.2, open office 2.0.2, serta program manajemen email evolution 2.6.0; bidang multimedia, yaitu amarok 1.3.8, XMMS 1.2.10, serta pembakar CD K3B; bidang design grafis, yaitu GIMP 2.2.10; sedangkan untuk dunia internet, firefox 1.5.0.1 menjadi jagoan browser engine dan gaim 1.5 menjadi program pilihan chatting yang handal.
Penggunaan distro yang satu ini dapat juga menjadi sebuah solusi juga untuk membangun lab komputer di sekolah-sekolah, seperti SMP, SMU, dan SMK yang saat ini menjadi sebuah dilemma dikalangan dunia pendidikan karena biaya untuk membangun sebuah lab komputer ditaksir mencapai mencapai puluhan juta rupiah, sehingga cukup memeras anggaran keuangan sekolah. Hal inilah yang menjadi faktor penghambat dalam dunia pendidikan, disatu sisi perkembangan teknologi informasi begitu mengalir deras dan di satu sisi lagi siswa-siswi sekolah dituntut untuk memanfaatkannya sebagai wujud untuk mencerdaskan kehidupan bangsa agar tidak tertinggal dengan bangsa-bangsa yang lain dibidang teknologi.
Berminat untuk mencoba distro yang satu ini dalam membangun usaha warnet atau lab komputer sekolah, distro K12LTSP 4.4.1 dapat anda dapatkan file ISO-nya dengan secara free dengan terlebih dahulu anda berseluncur ke alamat website pengembang [http://k12ltsp.org/contents.html]. Pengembang menyediakan 5 buah file ISO untuk didownload, masing-masing sebesar 645 MB, 649 MB, 634 MB, 649 MB, dan 387 MB. Dengan K12LTSP, Anda tak perlu pusing lagi untuk memulai usaha. Selamat mencoba…
Sumber : [http://www.ltsp.org ]
[http://fedora.redhat.com]
[http://k12ltsp.org]
Recent Comments