Partisi Mudah dan Cepat Di Linux

1 03 2008

Perlakuan partisi diperlukan dan mutlak ada pada sebuah harddisk, karena dengan partisi Anda melakukan pembagian fisik dari sebuah harddisk menjadi satu atau beberapa jenis file sistem sehingga Anda dapat menancapkan sistem operasi yang Anda inginkan ke dalam lempengan piring harddisk.

Dahulu Anda disibukkan dengan kerumitan scripting ketika melakukan partisi di lingkungan under DOS / Shell. Akan tetapi seiring dengan kemajuan teknologi software, kini Anda dimanjakan oleh berbagai jenis software yang dapat melakukan pekerjaan partisi di lingkungan grafis. Mungkin bagi Anda pengguna Windows tidak asing mendengar software komersil partisi bernama partition magic.

Lain halnya di dunia Linux yang berbasis open source, software partisi untuk Linux biasa dikenal oleh pengguna Linux dengan nama Parted dan biasanya software ini sengaja ditancapkan oleh Para Pihak Pengembang Distro Linux ke dalam paket distro yang telah dirilis, sehingga ketika Anda mencicipi distro tersebut maka Anda dapat melakukan fungsi manajemen harddisk. Akan tetapi Parted sendiri masih bekerja di lingkungan shell.

Tak usah khawatir bagi Anda pengguna Linux yang tidak terbiasa bekerja di depan layar hitam putih, karena saat ini telah banyak disajikan berbagai software partisi yang bekerja dalam Graphical User Interface (GUI) di Linux, salah satunya adalah QtParted yang kini banyak digunakan oleh kalangan pengguna Linux karena kemiripan interfacenya dengan software partition magic.

Tak kalah dengan penampilan partition magic, software yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman C++ melalui Qt toolkit ini memiliki berbagai macam fungsi manajemen harddisk, seperti dapat secara mudah membuat, menghapus, mengformat, menggabungkan, atau mengkonversi file sistem partisi tanpa menghilangkan data yang ada. Berbagai file sistem telah dapat didukung oleh software yang satu ini, seperti FAT, NTFS, REISERFS, EXT2, EXT3, XFS, dan JFS. Kehadiran software yang satu ini diharapkan dapat mempermudah pengorganisasian partisi, tidak seperti program partisi harddisk yang berbasis teks dan mungkin sulit dipelajari oleh sebagian orang. Antar muka tampilan yang grafis dibentuk agar mudah dipahami dan dipelajari, bahkan bagi seorang newbie Linux sekalipun.

Saat ini QtParted telah merilis versi stabil 0.4.5, dimana pada tahap ini telah mengalami sejumlah perbaikan bugs serta penambahan utilitas dari versi sebelumnya. Hal yang perlu diingat agar dapat menikmati fasilitas partisi berbasis GUI ini adalah Anda harus melengkapi sistem operasi Linux Anda minimal dengan libparted 1.6.6 atau versi di atasnya serta Anda diharuskan pula menginstal tool-tool file sistem (xfsprogs, jfsutils, ntfsprogs, progsreiserfs, dan lain-lain) untuk Linux agar dapat mendukung berbagai jenis file sistem yang Anda miliki. Software Parted 1.6 harus pula ditancapkan terlebih dahulu di sistem operasi Linux Anda sebelum melakukan proses instalasi QtParted 0.4.5. Anda dapat mendapatkan Parted 1.6 dengan berselancar ke alamat [ http://www.gnu.org/software/parted].

Hadirnya perangkat lunak yang dirilis pertama kali oleh Vanni Brutto dan kini pengembangannya dipegang oleh tim Ark Linux dapat Anda download ke alamat [http://qtparted.sourceforge.net]. Anda dapat memilih satu diantara tiga pilihan paket instalasi, yaitu berbentuk file kompres tarbal, rpm, atau deb, tinggal disesuaikan dengan basis sistem operasi Linux yang Anda miliki dan Anda dapat mencicipinya dengan gratis karena perangkat lunak ini bersifat GPL (General Public License). Solusi partisi mudah dan cepat di Linux, hanya dapat dijawab oleh software gacoan yang satu ini.


Actions

Information

One response

27 03 2008
Rh@nDy @rYa PrAdItYa

Tak usah khawatir bagi Anda pengguna Linux yang tidak terbiasa bekerja di depan layar hitam putih, karena saat ini telah banyak disajikan berbagai software partisi yang bekerja dalam Graphical User Interface (GUI) di Linux, salah satunya adalah QtParted yang kini banyak digunakan oleh kalangan pengguna Linux karena kemiripan interfacenya dengan software partition magic.

Leave a comment